Cendana

Desember 6, 2009 oleh safegoreti

BAB I

PENDAHULUAN

Pengertian apotek hidup adalah memanfaatkan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari. Umum diketahui, bahwa banyak obat-obatan tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Obat tradisional umumnya lebih aman karena bersifat alami dan memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat-obat buatan pabrik. Itulah sebabnya sebagian orang lebih senang mengkonsumsi obat-obat tradisional. Banyak tanaman bermanfaat untuk penyembuhan dan pengobatan. Kemampuan menyembuhkan dan efek positif dari beberapa tanaman sebagai obat telah lama diketahui jauh sebelum para ilmuwan menemukan berbagai obat-obatan dengan bahan kimia. Santalum album atau lazim disebut orang sebagai tanaman cendana merupakan salah satu jenis tanaman langka yang dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Deskripsi ilmiah tanaman ini secara umum adalah memiliki habitus sebagau tanaman pohon dengan tinggi mencapai 15 sampai dengan 20 meter. Bentuk batangnnya tegak dengan penampang bulat dan percabangan simpodial dengan tekstru kasar dan warna putih kecoklatan. Bentuk daun tunggal menyebar, pertulangan menyelib dan warna hijau. Kayu cendana memiliki aroma harum. Kayu dan minyaknya digunakan untuk upacara agama maupun upacara tradisional di berbagai negara. Minyak atsiri yang dihasilkannya merupakan bahan baku untuk produksi parfum, sabun, obat-obatan dan kosmetik. Kayunya digunakan untuk barang-barang kerajinan. Kualitas tertinggi kayu cendana berasal dari bagian paling bawah pohon yang telah berumur lebih dari 50 tahun dan tumbuh di hutan. Akar cendana mengandung 10% minyak, sedangkan bagian kayu batang dan ranting mengandung 2-4% minyak. Pohon Cendana mempunyai daerah penyebaran alami yang sangat terbatas. Di Indonesia daerah penyebarannya meliputi Jawa Timur, NTT, Sulawesi dan Maluku. Namun, alam NTT sangat cocok bagi habitat tanaman Cendana. Keunggulan komparatif NTT ini tidak dimiliki oleh wilayah lain di Indonesia.

BAB II

ISI

2.1 Deskripsi Tanaman

Tanaman cendana (Santalum album L) termasuk dalam famili santalaceae dan ordo santales dengan klas Dicetyledoneae serta subphylum angioppermae. Tanaman ini berupa pohon kecil yang selalu hijau dengan batang yang lurus dan bulat tanpa alur. Daun berbentuk ovate atau lenset dan berminyak, dengan panjang sekitar 3.25 – 7.50 cm. Tanaman tersebut berbunga cepat, dan pada umur 3 – 4 tahun, mulai berbuah. Bunganya hermaphrodite, berbentuk tabung yang mempunyai empat sampai lima lidah yang terlepas satu dengan lainnya. Tanaman cendana sangat cocok pada daerah yang berudara dingin dan kering serta intensitas cahaya matahari yang cukup. Bulan kering yang panjang sangat baik pengaruhnya terhadap pembentukan minyak dan aroma. Anakan cendana sangat peka terhadap kekeringan dan sinar matahari langsung, sehingga mudah layu. Pada tanah yang banyak mengandung humus, pertumbuhan candana lebih baik daripada ditanah yang gersang dan tererosi atau ditempat yang banyak ditumbuhi rumput. Dari hasil analisa terhadap beberapa macam contoh tanah yang dikumpulkan dari berbagai daerah tempat tumbuh cendana dapat diketahui bahwa: a. Pada umumnya cendana dapat tumbuh ditanah yang berbatu-batu (lebih kurang 30 cm). b. Dapat tumbuh ditanah liat dan galuh, akan tetapi lebih baik ditanah galuh (leemground). c. Kirasan pH tanah, mulai dari sedikit dibawah netral sampai dengan sedikit alkalis. d. Dapat tumbuh pada kadar hara yang rendah sampai kadar yang tinggi (terutama kadar N, P2O5 dan K2O). e. Tanah dilapisan atas harus gembur dengan bobot jenis di bawah 1.2 persen. f. Warna tanah dari merah sampai coklat; ditanah yang berwarna hitam atau putih pertumbuhan cendana kurang baik. Cendana adalah salah satu tanaman yang bersifat hemiparasit. Bagian akarnya berhubungan dengan akar inang melalui haustoria dan zat makanan disadap dari pohon inang ketajuk cendana. Selama pohon cendana tersebut tumbuh, produksi minyak berjalan terus pada bagian akar kayu teras. Pohon cendana akan tumbuh terus dan akan terhenti setelah pohon berumur 60 – 80 tahun atau lebih. Tinggi pohon pada umur tersebut dapat mencapai 60 – 65 ft. masa berbunga dan berbuah pohon cendana ini dipengaruhi oleh daerah tempat tumbuh. Pada umumnya misim bunga mulai dari bulan Desember sampai dengan Januari, dan buah masak pada bulan Maret sampai Juli. Pohon cendana berkembang baik dengan bijinya, disebarkan dengan bantuan serangga, tikus dan burung. Tanaman cendana dapat diserang oleh hama atau penyakit, misalnya penyakit bulir atau “spike disease” yang disebabkan oleh sejenis mikroplasma yang banyak dijumpai di India, dengan tanda tanaman tumbuh kerdil dan menguning. Penyakit lainnya ialah reetdauw (sooty mold), berupa bercak hitam akibat jemur yang tumbuh di atas daun. Selain karena jamur, tanaman cendana sering juga rusak oleh serangga dan tikus. Serangga yang sering menyerang cendana diantaranya ialah Zeuzeura ceffea sejenis kupu-kupu yang menggerek ranting muda. Chionapsis sp dan walang kayu (Valanga nigricornis zehntneri Kraus) serta kumbang moncong. Di pulau Timor, dikenal dua macam varietas tanaman cendana yaitu varietas cendana berdaun kecil (no menutu, no ana) da berdaun lebar (nonaik). Masing-masing termasuk varietas longifolia dan langifolia. Pada satu pohon sering terdapat bermacam-macam bentuk dan ukuran daun. Varietas tanaman cendana berdaun kecil, mempunyai kadar minyak yang lebih tinggi pada bagian kayu teras, namun kadar santalolnya lebih rendah (http://cendanacraft.com).

2.2 Ciri Biologis Cendana

Pohon cendana yang tergolong keluarga Santalaceae, Ordo Loranthaceae. Pohon cendana merupakan tumbuhan setengah parasit dan memperoleh makanan dari pohon inang melalui akarnya yang dihubungkan melalui haustori. Unsur zat yang diambil dari pohon inang hanya unsur N, P dan unsur amino. Melalui haustori ini makanan yang diserap melalui pohon inang disalurkan ke mahkota daun yang kemudian diolahnya menjadi zat pembentuk bagian tanaman. Cendana bersifat introtrap terhadap karbon, bibit cendana yang baru tumbuh, yang hanya mempunyai akar rambut, menggantungkan diri kepada tuan rumah tanaman inang. Ada 213 jenis pohon inang cendana. Namun kesukaan cendana terhadap beberapa jenis pohon tertentu sebagai inang seperti Leguminosa antara lain : albasia, akasia, dalbergia, inga dan pongamia. Cendana juga bisa hidup pada alang-alang sebagai inang. Kondisi iklim tempat tumbuhnya cendana harus menunjukkan perbedaan musim kamarau dan musim penghujan yang jelas. Pertubuhan cendana secara alamiah terutama di daerah formasi terumbu karang. Cendana sangat suka tumbuh di daerah bebatuan dan tanah vulkanis yang meneruskan air. Cendana dapat hidup di daerah sampai pada ketinggian 1.500 m dari permukaan laut. Cendana tidak dapat tumbuh di hutan lebat tetapi di pinggir hutan dan di daerah padang savana. Pohon cendana mencapai ketinggian 11 sampai 15 meter dengan diameter 25 – 30 cm. Batangnya bulat dan kulitnya berwarna coklat abu-abu sampai coklat merah. Cabangnya mulai pada bagian setengah pohon. Dahan-dahan primer sangat tidak beraturan, sering bengkok dan banyak ranting. Dahan bagan bawah cenderung tumbuh menggantung. Daun cendana berhadap-hadapan, bentuknya elips hingga lanset (bulat telur) dengan dua ujungnya lancip. Di pulau Timor dibedakan cendana berdaun besar dan berdaun kecil yang disebut no menutu dan no naik. Daun cendana rontok pada awal musim kemarau dan awal musim penghujan. Namun proses rontoknya tidak bersamaan. Segera setelah daun rontok tumbuh daun baru bersamaan tumbunhya bunga. Bunga cendana kecil berbentuk jumbai pada ujung ranting dan ketiak daun. Bunga cendana berbau tidak sedap, berwarna putih – kuning kehijau – hijauan hingga lembayung dan segera berubah menjadi coklat. Buah cendana merupakan biji yang keras berbentuk bulat, berwarna hitam dengan tiga keratan dari ujung ke tengah-tengah dinding bijinya keras. Daging bijinya tipis. Musim bunga utama pada bulan Desember hingga Januari. Buahnya masak pada bulan Maret dan Juni. Pohon cendana telah berbuah pada usia 3 – 4 tahun. Namun untuk bibit yang terbaik adalah buah dari pohon yang telah berusia 20 tahun. Buah yang masak jatuh dan lekas rusak. Semut, tikus dan burung suka makan buahnya. Namun benih hanya tumbuh pada lingkungan yang ideal. Cendana dapat berkembang biak melalui biji dan akar. Kayu galih atau teras cendana keras berserat padat dan berwarna kekuning-kuningan dan brminyak. Kayu pinggirnya berwarna putih dan hampir tidak berbau. Pembentukan galih atau teras dimulai sekitar usia 15 tahun. Namun pohon cendana baru siap dipanen pada usia 40 – 50 tahun.

2.3 Manfaat Cendana Cendana mempunya beberapa manfaat. Manfaat tersebut dapat dilihat pada penjelasan di bawah ini.

 2.3.1 Manfaat cendana sebagai obat

Khasiat kayu cendana adalah sebagai Antipiretik, analgesik, karminatif, stomakik, dan diuretik. Antiseptik saluran kemih, disentri, mencret, radang usus. Daun cendana berfungsi untuk mengobati penyakit asma. Sedangkan kulit kayu/kulit akar cebdana berfungsi untuk mengobati haid tidak teratur.

2.3.2 Ramuan dan Takaran

Disentri Ramuan: kulit kayu Cendana 2 gram, Daun Patikan Cina 5 gram, Gambir sedikit, Air 100 ml. Cara pembuatan: dibuat infus. Cara pemakaian: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan: diulang selama 14 hari. Radang Usus Ramuan: kayu Cendana (serbuk), 2 sendok teh Air mendidih 100 ml. Cara pembuatan: diseduh. Cara pemakaian: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan: diulang selama 14 hari. Asma Ramuan: kayu Cendana (serbuk) secukupnya. Daun Tanjung muda beberapa helai. Cara pembuatan: daun Tanjung muda dirajang kemudian dikeringkan. Setelah kering ditambahkan sedikit serbuk cendana, kemudian dibuat rokok. Cara pemakaian: dihisap seperti menghisap rokok. http://warnadunia.com/manfaat-dan-khasiat-cendana/.

3.4. Manfaat cendana sebagai kejajinan tangan

Produk Kerajianan dari Kayu Cendana Kayunya sendiri dapat digunakan sebagai barang kerajinan yang lumayan mahal harganya. Karena kualitas dan harganya yang mahal, membuat cendana banyak diburu orang untuk memenuhi kebutuhannya. Produk kerajinan kayu cendana berupa: Tasbih Cendana untuk muslim, Rosari untuk Katolik dan Budha, membuat kipas, dan berbagai ukiran.

3.5 Kegunaan cendana sebagai minyak wangi Dari zaman kerajaan sampai sekarang kayu cendana sangat berguna bagi kehidupan manusia. Minyak atsiri yang dihasilkannya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan parfum, sabun, obat-obatan dan kosmetik. Sementara kualitas yang bagus dari kayu cendana terdapat pada bagian paling bawah pohon yang sudah berumur lebih dari 50 tahun dan tumbuh di hutan. Sedangkan akar cendana mengandung 10% minyak. Batang dan rantingnya mengandung 2-4% minyak. Dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh bagian tanaman cendana dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Minyak dasar kayu cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan juga untuk penyembuhan cara Ayurveda dan untuk menghilangkan rasa cemas.

3.6 Kegunaan cendana sebagai perlengkapan upacara keagamaan

Sejak jaman kuno cendana telah dipergunakan oleh orang Hindu dan Cina sebagai dupa dalam rangka upacara keagamaan dan kematian. Di samping itu orang Hindu menggunakan tepung cendana sebagai bedak pelabur kulit untuk membedakan kasta Brahmana dan kasta lainnya. Oleh karena itu, umat Hindu di Bali hampir setiap saat menggelar kegiatan ritual sealau memerlukan adanya kayu cendana (http://minyakatsiriindonesia.wordpress.com).

2.3. Sifat cendana

Tanaman cendana sulit diperoleh karena jumlahnya yang sangat sedikit. Itu sebabnya cendana termasuk sederetan tanaman langka di Indonesia. Salah satu faktor sedikitnya tanaman cendana karena sulit dikembangbiakkan. Identik dengan kata-kata sulit dikembangbiakkan karena kurangnya informasi kepada petani tentang cara perbanyakan tanaman tersebut. Beberapa pakar botani mencoba meneliti tentang kesulitan tersebut, maka diketahui bahwa tanaman cendana merupakan tanaman yang bersifat parasit (benalu). Hal ini berarti cendana memerlukan tanaman pendamping atau tanaman inang untuk mendapatkan unsur hara dan air. Pada masa awal pertumbuhan, akar cendana menempel pada akar tanaman inang untuk memperoleh subsidi nitrogen, fosfor, kalium dan air yang tidak dapat tanaman cendana hasilkan untuk kelangsungan hidupnya. Bahkan semasa hidup kayu cendanapun sangat memerlukan tanaman lain sebagai pendamping. Tanaman cendana memerlukan inang primer dan inang sekunder. Inang primer adalah tanaman yang mendampingi cendana dalam jangka waktu yang pendek yaitu pada masa pertumbuhan awal. Sedangkan inang sekunder adalah tanaman yang mendampingi cendana dalam jangka waktu yang panjang. Beberapa contoh tanaman inang primer yang sangat diperlukan oleh cendana pada masa awal pertumbuhan yaitu : 1. Kaliandra (Caliandra callothyrsus) 2. Knamok (Cassia timorensis) 3. Lamtoro (Leuceana glauca) 4. Cabe (Capsicum annum) 5. Turi (Sesbania grandiflor) 6. Turis/kacang gude (Cajanus cajan) Beberapa contoh tanaman inang sekunder, yaitu : 1. Akasia (Acacia sp) 2. Cemara laut (Casuarina equisetifolia) 3. Kaliandra (Caliandra callothyrsus) 4. Alang-alang (Imperata cylindrica) Sistem tumpang sari sangat cocok untuk mengembangkan tanaman cendana di Indonesia. Dengan demikian tanaman pendamping dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan petani. Misalnya jenis tanaman buah-buahan, tanaman penghasil kayu dan tanaman jenis obat-obatan. 2.4. Benih cendana Biji cendana disebut benih ortodoks artinya setelah dikeringkan benih cendana dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama. Pada saat akan ditanam, benih cendana sebaiknya dibakar atau dipanaskan sebentar terlebih dahulu, dengan cara menyebarkan benih cendana di tanah kemudian ditutup dengan jerami kering setelah itu dibakar selama beberapa menit. Ada juga cara lain dengan benih cendana dipanaskan dalam panci beberapa menit saja. Perlakuan ini dilakukan, karena pada saat penyimpanan dalam waktu yang lama benih mengalami masa istirahat (dorman). Tanpa dibakar atau dipanaskan terlebih dahulu biasanya benih masih bisa ditanam namun pertumbuhannya akan lebih lambat.Cendana juga mempunyai kemampuan regenerasi vegetatif yang sangat baik. Sehingga sangat menguntungkan bagi petani cendana. Salah satu contoh, bila tanaman cendana terbakar atau rantingnya dipotong, maka tunas baru akan segera muncul sebagai penggantinya. (http://minyakatsiriindonesia.wordpress.com)

2.4 Kelangkaan Cendana di NTT Tanaman Cendana sudah lama dikenal sebagai identitas dan kebanggaan Nusa Tenggara Timur. Namun keberadaan tanaman Cendana di NTT pada saat ini sudah sangat langka. Kelangkaan ini dimulai sejak tahun 1980-an sampai 1990-an. Keadaan tersebut disebabkan oleh eksploitasi tanaman Cendana secara besar-besaran tetapi tidak dibarengi dengan upaya rehabilitasi atau penanaman cendana kembali secara cukup seimbang dengan eksploitasinya. Selain itu dukungan masyarakat untuk mempertahankan dan membudidayakan tanaman Cendana pada saat itu sangat rendah. Kondisi langkanya Cendana juga dipicu oleh kebijakan pengelolaan yang tidak tepat. Puncaknya adalah adanya Perda No 16 tahun 1986 yang mengatur penguasaan tanaman Cendana, pembinaan dan pemeliharaan, eksploitasi Cendana, penjualan dan pembagian hasil. Dampak dari kebijakan tersebut membuat masyarakat menjadi tidak bergairah untuk melakukan budidaya tanaman Cendana. Meskipun Perda No 16 tahun 1986 tersebut, sudah dikoreksi melalui Perda No 2 tahun 1999, tetapi dinilai belum cukup efektif untuk membangkitkan gairah dan semangat masyarakat melakukan budidaya tanaman Cendana.

2.5 Keunggulan Cendana di NTT Cendana di NTT mempunyai kandungan minyak terbaik di Indonesia. Kebutuhan minyak cendana dunia sekitar 200 ton per tahun. Dari jumlah itu, mayoritas disuplai dari India 100 ton atau 50%, sedang Indonesia, Australia, Kaledonia Baru dan Fiji hanya dapat menyuplai sekitar 20 ton, sehingga masih kekurangan sekitar 80 ton per tahun. Ini pasar yang menguntungkan. Sementara alam NTT sangat cocok bagi habitat tanaman Cendana. Keunggulan komparatif NTT ini tidak dimiliki oleh wilayah lain di Indonesia. http://www.dephut.go.id/index.php?q=id/node/5154

BAB III

PENUTUP

Cendana adalah tumbuhan berupa pohon tinggi antara 12 dan 15 meter tumbuh pada ketinggian 50-1500 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan antara 500-1200 mm/tahun dan dengan musim kemarau sepanjang 9-10 bulan. Kulit berkayu kasar berwarna kelabu. Daun mudah gugur. Cendana atau cendana wangi merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya. Cendana adalah tumbuhan parasit pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung kehidupannya. Prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau dibudidayakan. Kayu cendana dianggap sebagai obat alternatif tradisional. Manfaat dari cendana adalah sebagai obat tradisional, sebagai perlengkapan upacara keagamaan, khususnya agama Hindu, sebagai minyak wangi, dan berbagai kerajinan tangan. Semoga cendana yang banyak manfaat dan khasiat, khususnya sebagai obat tradisional dapat memberi pembaca inspirasi yang baru untuk menanam berbagai jenis tanaman obat, khususnya pohon cendana.

 Sumber:

http://id.wikipedia,org/wiki/Berkas:Koeh-128.jpg. Diakses 1/11/2009.

http://www.gracialife.com/ Diakses 1/11/2009.

http://lenterahati.web.id/tag/kayu-cendana. Diakses 1/11/2009.

http://warnadunia.com/manfaat-dan-khasiat-cendana. Diakses, 6/12/2009.

http://minyakatsiriindonesia.wordpress.com. Diakses, 6/12/2009.

Renungan

November 8, 2009 oleh safegoreti

                                                                                       BERANI BERUBAH

Seorang anak sedang bermain dan menemukan kepompong kupu–kupu di sebuah dahan yg rendah. Di ambilnya kepompong tersebut dan tampak ada lubang kecil. Dia tertegun mengamati lubang kecil itu karena ada terlihat seekor kupu–kupu yg sedang berjuang untuk keluar membebaskan diri melalui lubang tersebut. Melihat hal itu, si anak menjadi iba dan mengambil keputusan untuk membantu si kupu–kupu untuk keluar dari kepompongnya. Dia membuka badan kepompong agar sang kupu–kupu bisa keluar dan terbang dengan leluasa. Kupu–kupu pun keluar dengan mudahnya. Akan tetapi, ia masih memiliki tubuh yg lemah dan sayap- sayapnya masih berkerut. Anak itu berharap agar kupu–kupu tersebut bisa terbang, namun kupu–kupu tersebut terpaksa merangkak di sekitarnya dengan tubuh yg lemah dan tidak sempurna. Kupu–kupu itu akhirnya tidak pernah mampu terbang. Si anak tidak mengerti bahwa kupu–kupu perlu berjuang dengan daya usahanya sendiri untuk membebaskan diri. Lubang kecil perlu dilalui kupu–kupu tersebut akan memaksa cairan dari tubuh untuk masuk ke dalam sayap–sayapnya sehingga dia akan siap terbang dan memperoleh kebebasan. Hidup adalah perjuangan, hidup adalah perbuatan (kerja keras), bahakan untuk meraih keberahsilan diperlukan keringat dan air mata. Tidak ada yg instant, semua melalui proses yg ada dalam siklus kehidupan. Setiap tapak kehidupan yg dilalui akan memberikan makna yg luar biasa bagi seorang untuk memasuki tapak kehidupan berikutnya. Pengalaman suka dan duka dalam setiap sendi kehidupan akan memberikan warna tersendiri untuk menghiasi rentang kehidupan kita. Dalam perjalanan hidup kita kadang ingin untuk bisa mengikuti setiap jengkal kehidupan dengan bijaksana dan serius, namun tat kala ada tantangan dan godaan yg menjadi tawaran bagi kita. Fenomena bagi kita sebagai orang terpanggil dalam hidup membiara pada masa kini begitu banyak tantangan. Jika kita ingin tetap setia, tentu melalui perjuangan yg berat. Hidup kita tidak hanya sekedar tumbuh mengikuti siklus kehidupan yg sudah ada, namun harus mengambil titik balik untuk berubah kearah yg lebih baik lagi. Berubah ke bentuk yg lebih baik, dari ulat menjadi kepompong lalu kupu–kupu. Berubah dari cara pikir, perasaan, tingka laku, dan cara pandang terhadap suatu masalah, cara kita menjalani hidup ini, dengan optimis serta penuh harapan….

Renungan

November 8, 2009 oleh safegoreti

            Doa 

      (Mazmur 139)

Tuhan Engkau menyelidiki dan mengenal aku

 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri

Engkau mengerti pikiranku dari jauh

Engkau memeriksa aku

kalau aku berjalan dan berbaring

segala jalanku Kau maklumi

Terlalu ajaib bagiku pengetahuan itu

terlalu tinggi, tidak sanggup aku mencapainya

Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu

ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?

Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak

dan dalam kitabMu semuannya tertulis

Hari – hari yg akan dibentuk

Selidikilah aku ya Allah dan kenallah hatiku

Ujilah aku dan kenallah pikiran–pikiranku

 Lihatlah apakah jalanku serong

dan tuntunlah aku di jalan yang kekal….Amin.

Renungan

November 8, 2009 oleh safegoreti

Doa Mazmur 15

Tuhan, siapa yang boleh menumpang di kemah- Mu ?

Siapa yg boleh diam di gunung-Mu yg kudus ?

Yaitu dia yg berlaku tidak bercela,

yg melakukan apa yg adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,

yg tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya,

yg tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yg tidak menimpakan cela kepada tetangganya,

yang memandang hina orang yg tersingkir,

tetapi memuliakan orang yg takut akan Tuhan.

Yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi,

 yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba,

dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.

Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama – lamanya.

Puisi-Timor

November 3, 2009 oleh safegoreti

S a n t i s i m a

Anak Perawan Terjepit Oh, mama…., Oh, papa…. Berapakah harga perawanku? Tidak dijual sayang, jawab sang mama Mengapa harus ditukar dengan emas dan gading? Sang ayah kebingungan mendengar

Anak perawan mengeluh
Mengapa aku belum direstui duduk di pelaminan?
Kekasih hatiku tak punya emas ataupun gading
Yang dia punya hanyalah bejana hati
Tempat untukku bercurah segala rasa
Yang dia miliki hanyalah tilel sarjana
Demi hidupku dan masa depanku

Oh mama……Oh papa …..
Izinkan kami membina mahligai cinta
Jangan biarkan kecantikanku berkerut
Karena cemberut menunggu pinangan

Jangan biarkan perawanku terjepit
Dimakan usia karena mahalnya adat

(Untuk sahabat manisku yang lagi bersedih)

 

 

Ilmu

Bagai kepingan kekayaan
Bagai butiran wawasan
Bagai rantai informasi
Semua teruntai menjadi satu dalam dirimu

Kau menyetir kami
Kau menggerakkan kami
Kau motivator kami
Dalam menggapai impian

Ilmu …
Kaulah otak dari pendidikan
Kaulah mesin dari pengajaran
Kaulah jendela dari wawasan

Walau badai kebodohan melanda
Walau kemalasan menjajah
Aku tetap menuntutmu
Sampai masaku hilang

Oh, Ilmu …
Ukiran jati dirimu
Kan terus membekas
Dalam pikiran kami
Walau umur ditelan zaman

 

 

 

 

 

Contoh PRR- Bahasa Indonedia

November 2, 2009 oleh safegoreti

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

SEKOLAH                             : SMA PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA

MATA PELAJARAN                        : BAHASA INDONESIA

KELAS/SEMESTER             : X/I

TAHUN PELAJARAN         : 2008/2009

Standar Kompetensi :

1. Mendengarkan

 Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung

Kompetensi Dasar :

1.1  Menanggapi siaran atau informasi dari  media  elektronik (berita dan nonberita) 

Indikator :

1.1.1        Siswa mampu mendefinisikan kemampuan mendengarkan dengan tepat

1.1.2        Siswa mampu membedakan perbedaan          mendengarkan dan mendengar dengan tepat

1.1.3        Siswa mampu menuliskan pokok-pokok isi berita ke dalam beberapa kalimat dengan urut dan mudah dipahami.

1.1.4        Siswa mampu menyampaikan secara lisan isi berita yang telah ditulis secara runtut dan jelas.

1.1.5        Siswa mampu mengajukan pertanyaan/tanggapan berdasarkan  informasi yang didengar  (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).

Alokasi waktu : 2 X 45 menit.                

  1. 1.      Tujuan pembelajaran:

1.1.1        Siswa dapat mendefinisikan pengertian mendengarkan dengan tepat.

1.1.2        Siswa dapat membedakan perbedaan antara mendengarkan dan mendengar dengan tepat.

1.1.3        Siswa dapat menuliskan isi berita ke dalam beberapa kalimat dengan urut dan mudah dipahami.

1.1.4        Siswa dapat menyampaikan secara lisan isi berita yang telah ditulis secara runtut dan jelas.

1.1.5        Siswa dapat mengajukan pertanyaan/tanggapan berdasarkan  informasi yang didengar  (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).

  1. 2.      Materi pembelajaran:

2.1  Definisi mendengarkan

Mendengarkan adalah menyimak (listening) yaitu mendengarkan sesuatu dengan sungguh-sungguh, memperhatikan, mengindahkan. Mendenagrkan dilakukan dengan sengaja dan sadar serta melibatkan pikiran dan perasaan (Suryanto, Alex dan Agus Haryanto. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Tangerang: Esis.)

2.2  Perbedaan mendengarkan dan mendengar

Kebanyakan dari kita tidak dapat membedakan pengertian istilah mendengar dan mendengarkan. Mendengarkan mengandung pengertian dapat menangkap bunyi/suara dengan alat dengar/telinga. Mendengar lebih banyak dilakukan secara tidak sengaja. Istilah lain yang lebih tepat untuk mendengarkan adalah menyimak (listening) yaitu mendengarkan sesuatu dengan sungguh-sungguh, memperhatikan, mengindahkan. Istilah tersebut mengandung pengertia lebih mendalam dibandingkan dengan istilah pertama. Mendengarkan dilakukan dengan sengaja dan sadar  serta melibatkan pikiran dan perasaan. Secara singkat kedua istilah itu (mendengarkan dan mendengar) dapat dilihat pada tabel dibawa ini.

No Mendengar Mendengarkan
1 Dapat menangkap bunyi Menangkap bunyi
2 Hanya menggunakan telinga Menggunakan telinga, melibatkan pikiran, dan perasaan
3 Dilakukan dengan tidak sengaja dan tanpa sadar Dilakukan dengan sengaja dan secara sungguh-sungguh
4 Dilakukan tanpa konsentrasi Dilakukan dengan penuh konsentrasi
5 Tidak ada tujuan tertentu Bertujuan menyampaikan informasi
6 Pesan suara belum tentu dikirim ke otak Pesan suara dikirim ke otak

 (Suryanto, Alex dan Agus Haryanto. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Tangerang: Esis.)

2.3  Menuliskan isi berita ke dalam beberapa kalimat dengan urut dan muda dipahami.

Setiap berita mengandung isi informasi yang penting. Dalam  dunia jurnalistik, pokok informasi itu dikenal dengan rumusan 5W + 1H, yaitu singkatan dari what, when, where, who, why, dan how. Maksud nya, dalam berita yang ditulis dengan baik  dan benar, di dalamnya disampaikan apa yang terjadi, kapan terjadi, di mana terjadi, siapa yang mengalami, mengapa terjadi, dan bagaimana terjadi. Dalam berita keras (hard news) surat kabar yang ditulis dengan piramide terbalik , pokok-pokok isi berita tersebut tertuang pada bagian teras berita (lead).

            Contoh  

Simaklah berita yang berjudul “Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes

                             Paulus II ke Indonesia” dan tulislah isi berita tersebut.                               

Berdasarkan hasil tayangan berita tersebut, perhatikan contoh unsur-unsur berita di bawa ini!

siapa

Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II  

mengapa

ke Indonesia

apa
di mana
bagaimana
kapan

Paus Yohanes Paulus II kepala Negara Vatikan yang juga pimpinan agama Katolik seluruh dunia berkenan mengunjungi para dombanya (umatnya) di Indonesia pada 9-15 Oktober 1989. Seperti biasanya, setelah turun dari pesawat, Sri Paus langsung mencium tanah sebagai tanda cinta kasihnya terhadap negara dan bangsa yang dikunjunginya. Dari Bandara Halim Kusuma, Paus langsung menuju istana merdeka guna bertemu Presiden Soeharto dan dilanjutkan upacara kebangsaan dengan mengumandangkan lagu kebanggsaan kedua negara dengan disambung kentuman meriam dua puluh satu kali. Paus berkenan mengunjungi Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Keuskupan Ende-Nusa Tenggara Timur, Sumatra Utara, dan Jawa Tangah.

2.4  Menyampaikan secara lisan isi berita yang telah ditulis secara runtut dan jelas

Setelah menuliskan isi berita yang berjudul “Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II ke Indonesia”, sampaikanlah secara lisan secara runtut dan jelas dengan memeperhatikan unsusr-unsur berita (5W + 1H) yaitu:

  1. Siapa         : Paus Yohanes Paulus II
  2. Apa           : Seperti biasanya, setelah turun dari pesawat, Sri Paus

                    langsung mencium tanah sebagai tanda cinta kasihnya

                    terhadap negara dan bangsa yang dikunjunginya.

  1. Di mana     :  Indonesia
  2. Kapan        : 9-15 Oktober 1989
    1. Mengapa     : Pimpinan agama Katolik berkenan mengunjungi para

 dombanya (umatnya).

  1. Bagaimana : Dari Bandara Halim Kusuma, Paus langsung menuju istana merdeka guna bertemu Presiden Soeharto dan dilanjutkan upacara kebangsaan dengan mengumandangkan lagu kebanggsaan kedua negara dengan disambung kentuman meriam dua puluh satu kali. Paus berkenan mengunjungi Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Keuskupan Ende-Nusa Tenggara Timur, Sumatra Utara, dan Jawa Tangah.

2.5  Mengajukan  pertanyaan/tanggapan berdasarkan  informasi yang didengar  (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).

Menurut  Alex Suryanto dan Agus Haryanto dalam buku Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia, pemirsa yang cerdas tidak mungkin menerima informasi begitu saja. Dengan nalar dan penagalaman yang dimiliki, dia akan menganalisis dengan cermat  informasi itu sebelum menerimanya.  Selanjutnya ia akan menanggapi informasi  itu agar semakin memahami maksud yang terkandung dalam cerita tersebut. Menanggapi informasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dapat melontarkn pertanyaaan-pertanyaan kritis yang menggugat. Dengan berbagai pertanyaan ia akan memperoleh informasi yang akurat karena dengan cara itu ia menyaring informasi. Pertanyaan itu bukan sekedar  menggungkapkan fakta di permukaan, melainkan menelusuri sumber-sumber timbulnya suatu persoalan. Bukan sekedar ingin mengetahui apa, siapa, kapan, dan di mana melainkan mengetahui bagaimana dan mengapa.

Contoh  

Pertanyaan:

  1. Mengapa Sri paus Yohanes Paulus II berkunjung ke Indonesia, padahal Indonesia

          adalah negara Muslim!

  1. Bagaimana pemimpin umum agama Katolik ini menjalin hubungan dengan negara-negara yang bermayoritas bukan agama Katolik!
  1. 3.      Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran: kooperatif learning dan  penugasan

  1. 4.      Langkah-langkah pembelajaran
No Kegiatan Alokasi waktu
1 Kegiatan Pendahuluan

  1. Apersepsi
  2. b.      Brainstorming
2  menit5 menit
2 Kegiatan Inti

  1. Siswa diajak tanya jawab oleh guru tentang  pengertian mendengarkan serta perbedaan mendengarkan dan mendengar.
  2. Siswa menyimak berita yang berjudul “Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II ke Indonesia” sambil mencatat  pokok-pokok penting dari tayangan berita tersebut.
  3. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang.
  4. Siswa berdiskusi untuk menyatukan berbagai informasi guna membentuk suatu teks yang utuh berdasarkan  unsus-unsur penting dalam berita, yaitu apa, kapan, di mana, siapa, mengapa, dan bagaimana.
  5. Salah seorang dari masing-masing anggota diminta untuk menyampaikan/membacakan kesimplann pokok-pokok informasi  dari tayangan berita tersebut di depan kelas.
  6. Setiap kelompok mendapat masukan/tanggapan dari guru.
10  menit

12  menit

3     menit

10  menit

15 menit

3 menit

3 Kegiatan Penutup

  1. Refleksi
  2. Siswa diberikan tugas rumah oleh guru
4   menit

3  menit

  1. 5.   Sumber Pembelajaran
  2. Suryanto, Alex dan Agus Haryanto. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Tangerang: Esis.
  3. CD In Loving Memory Bapa Suci Yohanes Paulus II, Cahaya dari Krakow. 2005. Keuskupan Agung Jakarta.
  4. c.       Kompas, Selasa 16 Maret 2009 

 

  1. 6.   Penilaian

Jenis penilaan teknis tes dan non tes

Bentuk tes  tertulis

6.1  Apa yang dimaksud dengan mendengarkan!

6.2  Apa perbedaan antara mendengar dan mendengarkan!

6.3  Identifikasikanlah isi berita di bawa ini ke dalam rumusan 5W+1H (waht/apa ,who/siapa,  why/mengapa, when/kapan,  where/di mana, dan how/bagaimana).

Simaklah pembacaan berita  bawa ini.

A Simanjuntak Sedih atas Nasionalisme Gererasi Muda

Alfred Simanjuntak, pencipta lagu “Bangun Pemuda-Pemudi”, merasa sedih melihat kondisi muda-mudi Indonesia menjelang ulang tahun kemerdekaan ke-61 mendatang. Komponis berusia 82 tahun itu melihat telah terjadi kemerdekaan serius pada generasi muda sekarang. “Generasi muda tidak dinamis karena terlena dengan budaya konsumtif. Nasionalisme mereka sangat kurang, cenderung individualis, egois, jauh sekali dengan ketika saya masih muda,” kata Alfret selepas memimpin paduan suara anak Indonesia di Erasmus Huis, Jakarta yang antara lain menyanyikan lagu “Unite the Children of the World”, kata komponis itu. Ia bercerita bahwa ia pernah berberilya ke Yogyakarta pada 1949, saat ibu kota Indonesia beralih sementara ke kota gudeg itu. Saat itu, semangat pemuda Indonesia sangat menggebu menunjukkan diri sebagai pemuda terbaik di dunia kepada bangsa luar. “Tanpa rasa minder,” ujarnya.

(Dikutip dari ANTARA, Jakarta, 12 Agustus 2006)

              Bentuk tes lisan

6.4 Sampaikanlah secara lisan isi berita berjudul “Diskusi dan Apresiasi Karya Sampaikanlah  

    secara lisan isi berita berjudul “A Simanjuntak Sedih atas Nasionalisme Gererasi Muda.

6.4  Buatlah 2 pertanyaan/tanggapan berdasarkan  informasi yang didengar dan sampaikan secara lisan (menyetujui, menolah, menambahkan pendapat).

  1. 7.   Kunci Jawaban

7.1  Mendengarkan adalah menyimak (listening) yaitu mendengarkan sesuatu dengan sungguh-sungguh, memperhatikan, mengindahkan. Mendenagrkan dilakukan dengan sengaja dan sadar serta melibatkan pikiran dan perasaan.

7.2  Perbedaan mendengar dan mendengarkan

No Mendengar Mendengarkan
1 Dapat menangkap bunyi Menangkap bunyi
2 Hanya menggunakan telinga Menggunakan telinga, melibatkan pikiran, dan perasaan
3 Dilakukan dengan tidak sengaja dan tanpa sadar Dilakukan dengan sengaja dan secara sungguh-sungguh
4 Dilakukan tanpa konsentrasi Dilakukan dengan penuh konsentrasi
5 Tidak ada tujuan tertentu Bertujuan menyampaikan informasi
6 Pesan suara belum tentu dikirim ke otak Pesan suara dikirim ke otak

7.3  Isi informasi dari berita yang disimak dengan rumusan 5W + 1H  dengan benar.

Apa       : Usaha untuk menggeliatkan kreatifitas berbagai komunitas film indie 

Siapa     : Forum Gambar Gerak 

Kapan    : Selasa, (17/3) pukul 19.30-21.30,

Di mana: Gedung Situs Kriya, kompleks Jogya Nasional Museum (JNM), Jalan Amri

                 Yahya, Gampingan, Wirobrayan, Yogyakarta.

Mengapa : Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat muncul terobosan kreatif yang

                  dapat memberikan kontribusi perkembangan komunitas film indie.

Bagaimana : Kegiatan akan diisi dengan diskusi dan apresiasi terhadap film karya

                       sejumlah komunitas.

7.4  Penyampaian secara lisan isi berita berjudul “Diskusi dan Apresiasi Karya Film Indie” yang telah ditulis secara runtut dan jelas.

Diskusi dan Apresiasi Karya Film Indie

Sebagai salah satu usaha untuk menggeliatkan kreatifitas berbagai komunitas film indie di Yogyakarta, Forum Gambar Gerak kembali mengadakan acara apresiasi karya film melalui kegiatan “Selasa Menonton # 2”. Kegiatan tersebut akan dilakukan hari Selasa, (17/3) pukul 19.30-21.30, di gedung Situs Kriya, kompleks Jogya Nasional Museum (JNM), Jalan Amri Yahya, Gampingan, Wirobrayan, Yogyakarta. Kegiatan akan diisi dengan diskusi dan apresiasi terhadap film karya sejumlah komunitas. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat muncul terobosan kreatif yang dapat memberikan kontribusi perkembangan komunitas film indie.

7.2 Pertanyaan/tanggapan secara lisan berdasarkan  informasi yang didengar  (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).

Contoh:

7.5.1        Saya setuju dengan kegiatan tersebut karena kegiatan itu sebagai stimulus agar muncul terobosan kreatif yang dapat memberikan kontribusi perkembangan komunitas Film Indie.

7.5.2        Selain apresiasi karya film, kegiatan apa saja yang harus dilakukan untuk tetap mempertahankan karya film?

8     Pedoman Penilaian :

      Penilaian naratif

No Kriteria Penilaian Skor
1 Tes tertulis 1

  1. Siswa mendapat skor 10 apabila mampu mendefinisikan pengertian mendengarkan dengan benar.
  2. Siswa mendapat skor 5 apabila kurang mampu mendefinisikan pengertian mendengarkan dengan benar.
  3. Siswa mendapat skor 1 apabila tidak mampu mendefinisikan pengertian mendengarkan dengan benar.

Tes tertulis 2

  1. Siswa mendapat skor 10 apabila mampu menyebutkan5-6 perbedaan antara mendengarkan dan mendengar dengan benar.
  2. Siswa mendapat skor 5 apabila mampu menyebutkan 3-4 perbedaan antara mendengarkan dan mendengar dengan benar.
  3. Siswa mendapat skor 3 apabila mampu menyebutkan 1-2 perbedaan antara mendengarkan dan mendengar dengan benar.
  4. Siswa mendapat skor 1 apabila tidak dapat menyebutkan  perbedaan antara mendengarkan dan mendengar dengan benar.

Tes tertulis 3

  1. Siswa mendapat skor 10 apabila mampu  menyebutkan pokok informasi dari berita yang disimak dengan rumusan 5W + 1H  dengan benar.
  2. Siswa mendapat skor 5 apabila hanya  menyebutkan sebagian dari pokok informasi dari berita yang disimak dengan rumusan 5W + 1H.
  3. Siswa mendapat skor 1 apabila tidak  menyebutkan pokok informasi dari berita yang disimak dengan rumusan 5W + 1H  dengan benar.

Tes lisan 1

9            Siswa mendapat skor 10 apabila mampu  menyampaikan secara lisan isi berita berjudul “Diskusi dan Apresiasi Karya Film Indie” yang telah ditulis secara runtut dan jelas.

10        Siswa mendapat skor 5 apabila kurang mampu menjelas dengan runtut dan jelas secara lisan isi berita berjudul “Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II ke Indonesia.”

11        Siswa mendapat skor 1 apabila tidak mampu menjelas dengan runtut dan jelas secara lisan isi berita berjudul “Kunjungan Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II ke Indonesia.”

Tes lisan 2

  1. Siswa mendapat skor 10 apabila mampu  mengajukan 2 pertanyaan/tanggapan secara lisan berdasarkan  informasi yang didengar  (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).
  2. Siswa mendapat skor 5 apabila mampu mengajukan 1 pertanyaan/tanggapan secara lisan berdasarkan  informasi yang didengar  (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).
  3. Siswa mendapat skor 1 apabila tidak aktif mengajukan pertanyaan/tanggapan secara lisan berdasarkan  informasi yang didengar

(menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).

10

5

1

10

5

3

1

10

5

1

10

5

1

10

5

1

                                                                                                            Yogyakarta, 27 Juli 2009

         

                                                                 Maria Goreti Safe

                                                                 NIM: 061224068

        Mengetahui

Dosen Pembimbing PPL                                                         Guru Pamong                                                 

 Drs. G. Sukadi                                                           Th. Sasi Ambarwati, S.Pd.

Drama

Oktober 26, 2009 oleh safegoreti

KESERAKAHAN

Narator :       Pada suatu hari hidup seorang raja yang bernama Lucia, Lucia adalah raja yang sangat jahat dan kejam di Iceland dan Lucia mempunyai seorang anak yang bernama Haru dan dia adalah pewaris tatah kerajaan.

Lucia:             Anak ku yang terhormat, datanglah ayah mau berbicara kepada mu.

Haru:              Baik ayah.

Lucia:             Anak ku, ayah sudah tua dan tidak mampu memimpin kerajaan lagi dan ayah ingin memberikan tatah kerajaan kepada mu. Apakah kamu bersedia mengantikan posisi ayah ini?

Haru:              Aku bersedia mengantikan posisi ayah.

Narator:        Setelah ayahnya memberikan tatah kerajaan kepada haru 5 hari kemudian ayahnya mati, kemudian Haru langsung mengambil ahli kerajaan dan memberikan pengarahan kepada prajuritnya.

Haru:              Wahai prajurit ku, kini ayahku suadah tiada dan ayah ku memberikan tatah kerajaannya kepadaku dan aku harap kalian bisa diandalkan. Jika ada yang menolak perintahku dia akan dihukum mati.

Prajurit:          Siap tuanku!

Narator:        Setelah itu Haru memulai memimpin kerajaannya dan Haru lebih kejam daripada ayahnya, karena Haru merasa wilayahnya sempit maka dia pun mulai mempersiapkan prajuritnya untuk meyerang kerajaan lain dan memperluas wilayahnya.

Haru:              Wahai prajurit ku, besok kita akan mulai menyerang kerajaan lain untuk mempeluas kerajaan kita dan aku harap besok kita bisa menang dan jika menang kalian boleh merayakannya.

Prajurit:          Hore!!!

Narator:        Setelah pagi.

Haru:              Prajurit ku, ayo kita mulai peperangan ini dan raih kemenangan kita.

Narator:        Karena Haru tidak memiliki strategi maka kalah telak, setalah kalah Haru mulai mencari ahli strategi,ksatria tangguh, dan wakil raja. Ahli strategi bernama Cao-Cao, ksatria tangguh bernama Donrino dan wakil raja adalah Musica.

Cao-Cao:     Tuanku besok kita mau merebut wilayah mana?

Haru:              Aku akan merebut wilayah selatan Greenland, menurut mu strategi bagaimana yang cocok untuk perang besok?

Cao-Cao:     Aku mempunyai strategi yang cukup kuat untuk menang.

Haru:              Strategi seperti apa?

Cao-Cao:     Begini tuanku, petama-tama kita akan mengirim prajurit kecil untuk menyerang pintu utamanya setelah itu kita akan menyerang pintu belakang mereka aku pasti dengan strategi itu kita  akan menang.

Haru:              Baiklah aku akan menggunakan strategi mu itu tapi aku akan mempertimbangkan dengan Musica dulu.

Cao-Cao:     Baiklah tuanku.

Haru:              Musica bagaima menurutmu strategi Cao-Cao ini?

Mucica:        Menurutku strategi Cao-Cao juga boleh.

Haru:              Baiklah Cao-Cao aku akan mengunakan strategimu.

Cao-Cao:     Terima kasih tuan telah mempercayai aku.

Narator:        Ke esokan harinya mereka melakukan strategi yang diberikan oleh Cao-Cao dan akhirnya mereka pun menang, Haru sangat senang sekali sehingga merayakannya dengan meriah.

Haru:              Cao-Cao aku bangga padamu.

Cao-Cao:     Terima kasih tuanku.

Haru:              Donrino kemari, beritau kepada prajurit kita bawah besok kita akan perang lagi untuk memperluas wilah kita lagi.

Donrino:        Baik tuanku, aku akan segera memberitaukan kepada prajurit.

Haru:              Bagus-bagus, cepat laksanakan.

Donrino:        Prajurit ku besok kita akan perang lagi dan tuan Haru menginginkan kondisi prajuritnya siap tempur besok.

Prajurit:          kita mengerti kakak Donrino.

Donrino:        Bagus, sekarang kalian istirahat.

Prajurit:          Siap kakak donrino.

Narator:        Ke esokan harinya mereka pun siap tempur dan strateginya sama seperti strategi kemarin.

Haru:              Wahai prajurit ku ini akan menjadi kemenangan kita yang kedua, Donrino kamu akan menjadi ujun tombok di peperangan ini dan aku harap kamu bertanggung jawab.

Donrino:        Baik tuan ku semua perintahmu akan kujalankan dengan sempurna.

Haru:              Bagus jawaban itu yang ingin kudengar dari kamu.

Musica:         Kelihatannya tuan hari ini sangat bersemangat sekali.

Haru:              Kamu memang sangat pintar membaca hati orang lain.

Musica:         Hahahahahah….

Haru:              Hahahahahahahaha…..

Donrino:        Maju…

Narator:        Karena pada hari itu semua semangat sekali maka pertempuran pun dimenangkan oleh Haru lagi.

Haru:              Aku bangga sekali dengan keberhasilan kita yang kedua, karena kalian berusaha dengan keras aku akan memberikan hadia kepada kalian semua yaitu pedang baru.

Prajurit:          Terima kasih tuanku.

Donrino:        Tuanku engkau sangatlah bermurah hati.

Haru:              Hahahahah, ini belum seberapa buat ku. Hahahhahah…..

Musica:         Tuanku, besok kita akan menyerang wilayah mana lagi?

Haru:              Besok kita tidak akan menyerang dulu karena kita sudah 2 hari berturut-turut berperang sehingga aku hendak beristirahat dulu 1 hari ini.

Musica:         Baiklah tuanku.

Narator:        Setelah beristirahat mereka pun berencana untuk merebut 2 wilayah lagi.

Cao-Cao:     Tuanku sekarang kita hendak merebut wilayah mana?

Haru:              Kita merebut konoha bagian utara.

Cao-Cao:     Apa tuan tidak telalu cepat merebut wilayah tersebut?

Haru:              Emang ada apa dengan wilayah tersebut?

Cao-Cao:     Di konoha bagian utara prajuritnya terlalu banyak mungkin 2 kali lipat prajurit kita tuanku.

Haru:              Apakah itu benar Musica?

Musica:         Itu bener tuanku hendaknya kita merebut konoha bagian barat saja dulu.

Haru;              Baiklah kalau begitu aku akan bersabar.

Cao-Cao:     Karena ini konoha bagian barat kita akan mengubah strategi sedikit.

Haru:              Apa strategi mu?

Cao-Cao:     Begini tuanku, Pertama-tama kita akan meyerang pintu depan lalu kita berpura-pura mundur karena kekurangan prajurit, setelah itu kita akan langsung menyerang kembli dengan pasukan yang lebih bayak dari sebelumnya. Aku yakin dengan strategi ini kita pasti bisa menang.

Haru:              Baiklah Cao-Cao aku akan menggunakan strategimu.

Narator:        Setelah paginya mereka bergegas berkumpul digaris depan yang kemarin malam direncanakan. Dan strategi Cao-Cao berjalan dengan sukses kembali setelah berhasil merebut wilayah konohan bagian barat Haru pun langsung mempersiapkan prajurit lebih banyak lagi agar memperebutkan wiliyah konoha bagian utara berhasil dengan lancer.

Haru:              Cao-Cao, 3 hari lagi aku akan memperebutkan wilayah konoha bagian utara dan aku sudah mempersiapkan prajurit lebi banyak lagi.

Cao-Cao:     Apakah tuan sudah mempikirkan itu matang-matang?

Haru:              Aku sudah memikirkan dengan matang-matang.

Cao-Cao:     Baik strategi kali ini kita akan meletakan Donrino pada barisan paling depan karena kekuatan Donrino sudah tidak diragukan lagi.

Haru:              bener juga katamu, baik besok aku akan menyuruh Donrino untuk memimpin barisan depan.

Narator:        Karena pada malam itu Donrino tidak bisa tidur maka dia tidak sengaja mendengar percakapan antara Cao-Cao dengan Haru dan setelah mendengar bawah kekuatannya sudah tidak diragukan lagi dia berencan untuk membunuh Haru karena menurut Donrino Haru adalah sosok raja yang sombong dan serakah. Matahari pun mulai terbit maka prajurit bergegas berkumpul dan membentuk posisi yang telah di rencanakan.

Haru:              Donrino, pada pertarungan ini aku akan menaruhkan kamu pada posisi paling depan karena aku sudah mempercayai kamu.

Donrino:        Baik!

Narator:        Setelah perang selasi dan itu merupakan perang terakhir maka Haru pun beristirahat selama 1 minggu. Disamping itu Donrino sudah mempersiapkan prajurit rahasia untuk membunuh Haru, setelah Donrino mendapat prajurit  lumayan kuat dan banyak maka pada hari istirat Haru Donrino mulai membatah perintah-perintah yang di berikan oleh Haru maka marah Haru dan meyuruh prajuritnya untuk menghukum mati Donrino.

Haru:              Prajurit tangkap dia dan gantung dia di depan umum.

Donrino:        Hai kau raja yang sombong dan serakah, kau pantas mati ditangan ku.

Haru:              Apa kau bilang!!!

Donrino:        Dan kini ajal mu telah tiba, selama ini aku telah salah menilai kamu.

Narator:        Akhirnya Donrino membunuh Haru dengan tangannya sendiri, setelah Donrino membunuh Haru maka Cao-Cao dan Musica pun segerah melarikan diri dari kerajaan Haru setelah itu kerajaan Haru pun runtuh dan wilayah yang diperebutkan dengan susah payah telah direbut oleh kerajaa lain.

Drama

Oktober 26, 2009 oleh safegoreti

Traumei Yang Abadi

Tokoh :

Recca

Tokoh utama perempuan, umur 16 tahun

Siswi progam regular ( kelas khusus), kelas 2 SMA

Perhatian dengan teman-temannya (terutama Racca)

Keahlian : biola

Racca

Tokoh utama laki-laki, umur 16 tahun

Siswa jurusan musik (kelas khusus), kelas 2 SMA

Pendiam, jaga image (sifatnya cool), lemah dan halus hanya dengan Recca, teman masa kecil Recca

Keahlian : biola

August

Tokoh utama laki-laki, umur 16 tahun

Siswa progam regular (kelas khusus), kelas 2 SMA

Lemah, peduli dengan Recca, atletis

Keahlian : piano

Nico

Siswa jurusan musik (kelas khusus), kelas 3 SMA, umur 17 tahun

Periang, mood maker, santai, selalu terlihat segar dan bugar.

Keahlian : terompet

Lathias

Siswi jurusan musik (kelas khusus), kelas 1 SMA, umur 15 tahun

Pemalu, sopan, kagum dengan Recca

Keahlian : clarinet

Lachas

Siswa jurusan musik (kelas khusus), kelas 1 SMA, umur 15 tahun

Tukang tidur, bisa tidur dimana aja

Keahlian : cello

Radian

Siswa jurusan musik (kelas khusus), kelas 3 SMA, umur 17 tahun, baik, sopan, sahabat Nico

Seperti pangeran yang sempurna di mata para siswi jurusan musik

Keahlian : flute

Nikka

Ibu Recca, periang, baik hati, mencemaskan anak satu-satunya

Keahlian : berbagai jenis alat musik

Alva

Guru musik dan dokter, pemalas, dan cuek is the best, tapi peduli

Keahlian : piano

Kiriiyuu

Kepala sekolah, dan ayah Recca, amat suka musik

Keahlian : flute

Seluruh siswa/i jurusan musik dan progam regular

Y Tertarik dengan konser musik

Pemuda yang lewat

Narator

(Adegen dimulai)

Pemuda : Duh! Hujan yang amat deras! Bagaimana ini?(kebingungan)

Narator : Hei, pemuda yang disana. Sedang apa? Daripada kehujanan, lebih baik berteduhlah disini dahulu. Aku juga sedang berteduh.

Pemuda : Aku? Bolehkah? (berjalan mendekati narrator, lalu duduk disebelahnya) aku sedang dalam perjalanan menemui teman masa kecilku.

Narrator : Hoo…. Teman masa kecil ya…. Bagaimana kalau kuceritakan sebuah kisah sambil menunggu hujan reda?

Pemuda : Sebuah kisah? Hum, baiklah….

Narator : Kisah yang akan kuceritakan ini perjuangan demi menyelamatkan nyawa teman masa kecilnya yang berharga. Sebelum itu, tutup matalah (sambil mengerlingkan mata, lalu pemuda itu menutup matanya). Bayangkanlah sebuah rumah yang mempunyai kebun yang luas, dan ada 2 orang remaja yang sedang bermain disana (Recca dan Racca masuk). Bukalah matamu….

Recca : Mainkan lagi Racca (agak antusias). Aku sangat suka bermain biola denganmu.

Racca : Tapi tekhnikku masih kalah darimu. Justru aku yang senang kamu bermain denganku.

Recca : Hahaha…. Kitakan sudah dari kecil bermain bersama. Jangan begitu.

Narator : Saat itu, ada seorang remaja yang hendak menyeberang kerumah tempat Recca dan Racca bermain, tetapi saat itu, ada sebuah truk yang berkecepatan tinggi ke arah anak remaja itu.

August : Recca! Racca!(sambil melambaikan tangannya kepada mereka berdua yang sudah di depan gerbang rumah Recca)

Recca : Itu August. Eh, gawat! Awas! (berlari menerjang August, tapi saat mendorongnya, August hanya terdorong beberapa senti saja) Ups….

Racca : Cih! Gawat! Recca!(langsung menerjang mereka berdua, Recca dan August terdorong ke depan rumah Recca, lalu menoleh) Haha. Ternyata aku yang tak bisa menghindar (tersenyum ke arah Recca dan August, truk itu langsung menabraknya, dan jatuh berlumuran darah)

Recca : Nggak… (kaget, histeris, dan menangis) Racca…. RACCA!!!! (pingsan)

August : Racca! Recca!(ayah dan ibu Recca masuk dan mendekati mereka bertiga)

Kiiriyuu : Recca! Racca! Astaga!(langsung mendatangi Racca)

August : Om, Tante…. Maaf! Ini salahku! Sampai mereka….

Nikka : Sst.. Sudah, jangan katakan itu lagi. Tak apa. Kami tak menyalahkanmu. Rumah Sakit juga sudah kami telepon.

Narator : Saat di Rumah Sakit

Alva : Pak KepSek, luka Racca memang parah, tapi 1 bulan lagi sudah sembuh dan dapat keluar Rumah Sakit. Hanya saja, Recca….

Nikka : Kenapa Va? Recca kenapa? (cemas)

Alva : Karena syok, dia tak sadarkan diri. Entah kapan bisa sadar. Tapi ada 1 cara meskipun tak tahu berhasil atau tidak. Yaitu, rekaman kebahagiaan. Tapi harus direkam oleh orang yang disayanginya.

Kiiriyuu : Berarti, kita harus menunggu sampai Racca pulih? (Alva mengangguk, Nikka menangis dipelukan Kiiriyuu)

Narator : Selang 1 bulan, Racca yang sudah pulih total, sudah diberitahu tentang keadaan Recca. Recca pun sudah dirawat dirumahnya. Di sekolah….(anak-anak kelas khusus masuk, narrator, pemuda keluar)

Alva : Anak-anak, hari ini kalian akan mendapat teman baru. Dia baru saja sembuh dari kecelakaan. Racca, masuklah (Racca masuk)

Racca : Selamat pagi, namaku Racca. Aku dari sekolah Saint Igna.

Alva : Oke. Sekarang bangkumu di sebelah August. (berjalan ke bangku yang ditunjukkan, lalu duduk)

August : Kenapa? Kamu sudah sembuh? Recca bagaimana?

Racca : Aku sudah sembuh. Recca masih harus istirahat. (mengeluarkan handycam)

Nico : Hei, namaku Nico. Ngomong-ngomong, buat apa handycam itu?

Racca : (senyum) Bukan apa-apa. Hanya merekam.

Radian : Hei, sudah. Jangan ganggu privasi orang lain.

Nico : Iya-iya (malas-malasan) tapi sepi juga, Recca ngga masuk sampai 1 bulan.

Lathias : Apa boleh buat kan? Kalau Kak Recca nggak bisa masuk?

Alva : Wah, kalau tentang Recca kamu jadi berani ya?(senyum) Hei Lachas, jangan tidur!(memukul kepala Lachas pelan dengan buku)

Lachas : Hoahem…. Pak guru ini, aku masih ngantuk…. (langsung tidur lagi)

Nico : Udahlah, Lachas emang gitu. Ngomong-ngomong, kamu bisa main alat musik apa?

Racca : Memang kenapa?

August : Uhuk. Begini, semua yang masuk kelas khusus pasti punya kelebihan. Baik dari jurusan musik maupun program regular, baik kelas 1, 2, atau 3 SMA.

Radian : Keahlianku flute, Nico terompet, Lachas yang sedang tidur itu pintar bermain cello, Lathias kembaran perempuannya clarinet, August piano, dan Recca biola.

Lathias : Kak Recca disebut sebagai jenius di sekolah ini. Bagaimana denganmu?

August : Begini ya, Racca ini juga main biola sama seperti Recca. Dia sahabat kecilnya Recca. Mereka berdua sudah go international.

Nico : Eh, apa? Berarti hebat dong! Ikut saja konser musik besok!

Racca : Kapan?

Lachas : 2½ bulan lagi. Hoahem. Buat penilaian musik nanti kalian sudah siap?

Nico : Wah! Gawat! Aku lupa! Aku latihan dulu di atap!(buru-buru lari pergi keluar)

Radian : Hah…. Orang itu memang selalu begitu.

August : Lebih baik kau juga menyiapkannya. (menepuk pundak Racca)

Narator : 1 bulan kemudian

Racca : Recca, ini rekaman selama 1 bulan ini. Aku mohon kamu cepatlah sembuh. (menangis)

Recca : Racca. Makasih ya…

Racca : (kaget) Recca? Kamu, sudah bangun?

Recca : (menggeleng dan tersenyum) Ini hanya rohku yang terbangun. Tubuhku masih belum terbangun. (mendekati Recca dan mencium kening Racca. Narrator dan pemuda masuk)

Narator : Semenjak itu, Racca dan Recca bisa berbincang-bincang, tetapi keduanya sama-sama terlihat sedih.

Pemuda : Jadi, mereka tak bisa memegang tangan? Waktu bertemunyapun juga terbatas?

Narator : Ya. Itu benar.(keduanya keluar)

Nico : Hey! Racca! Kemarin kemana? Sampai ngga masuk 3 hari. Hari ini kita latihan lho!

August : Racca, jangan-jangan kamu kerumahnya?(memegang pundak Racca)

Racca : Stop. Jangan lanjutkan.(menepis tangan August)

Nico : Hey, Radian. Konser itu, harus pakai baju yang bagus ya?

Radian : Pasti

Nico : Kalau pakai celana jeans nggak boleh ya? Yang paling bagus.

Radian : He? Yang paling bagus ya? (narrator dan pemuda masuk)

Narrator : Semenjak itu, segala kegiatan yang membuat orang lain tertawa selalu direkamnya. 1 bulan kemudian

Pemuda : Apa Racca nggak masuk lagi untuk menyerahkan rekaman?

Narator : Iya. Bahkan sampai 2 minggu. Karena kondisi Recca sempat memburuk. Jadi, Racca tinggal sementara selama 2 minggu. Saat ia kembali ke sekolah…..

August : Hey Racca! Jawab pertanyaanku! Kamu kemana 2 minggu ini? Nggak mikirin kita apa? (August menonjok Racca)

Racca : Aku nggak perlu cerita semuanya ke kamu kan? Lebih baik kalian latihan dulu tanpa aku! (balas nonjok)

August : Sialan kau! Aku nggak ngerti apa maumu! Kamu selalu mikirin dirimu sendiri!

Radian, Lathias : Sudahlah. Jangan teruskan!

Racca : Kalian tahu apa? (mulai menangis dan berteriak) Recca sampai sekarang nggak bangun-bangun juga! Aku udah nggak tahu harus ngapain lagi! Rekaman itupun juga percuma! Walaupun rohnya udah bangun! Tapi tubuhnya belum!

August : Astaga! Jadi itu benar? (Racca mengangguk) Sorry, aku nggak tahu.

Nico : Tapi belum benar-benar nggak berhasil kan? Kita coba aja rekam apa yang kita harapin ke Recca. Siapa tahu berhasil.

Lachas : Lebih baik dicoba. Daripada tidak.

Narator : 2 hari sebelum konser, rekaman itu selesai. Semua siswa di Saint Joseph turut berpartisipasi. Racca pulang untuk menyerahkan rekaman tersebut.

Pemuda : Lalu?

August : Jangan-jangan, Racca tidak datang?

Lachas : Dia pasti datang. Aku jamin.

Racca : Sorry telat.(tergopoh-gopoh) Tadi perjalanan kesini aku sempat tertabrak mobil. Tapi tak apa.

Radian, Nico : Gawat! Lebih baik cepat diobati! Lathias!(Lathias mengangguk)

Narator : Mereka mengakhiri konser itu dengan baik. Saat itu

Recca : Racca! (berlari kearah Racca, naik ke panggung, lalu memeluknya) Aku mimpi kamu ketabrak lagi. Aku nggak mau kehilangan kamu lagi! (menangis)

Racca : Recca, kamu sudah sadar? (Recca mengangguk) Aku juga berusaha keras agar selalu disampingmu. (memeluk erat Recca)

Recca : Buat semuanya, makasih ya, udah bikin aku bangun lagi dari tidur.

(semuanya tersenyum ke arah Recca)

Narator : Setelah itu, Recca ikut bermain 1 lagu. Semua yang ada disana benar-benar terpana melihat penampilan mereka bertujuh ditambah KepSek, Alva, dan Nikka. Alhasil, mereka bertujuh mendapat beasiswa keluar negri selama 3 tahun di tempat yang sama. Semua kenangan yang pernah terjadi takkan pernah terlupa dari mereka. Karena itu adalah kenangan yang berharga….

Pemuda : Cerita yang bagus. Tapi, kenapa kau bisa tahu sedetail itu?

Narator : Karena, (melepaskan jubahnya) aku adalah Alva, sang dokter dan guru musik. Cepatlah menemui orang yang berharga itu. Jangan sampai kehilangannya. Hujan juga sudah reda.

Pemuda : Terima kasih sudah menceritakan kisah yang amat bagus itu. Aku pasti takkan melupakan cerita dan nasihatmu.(berdiri dan bergegas pergi)

Narator : Uhuk…. Kalau pemuda itu begitu, bagaimana dengan kalian? Apakah kalian juga punya orang yang berharga buatmu?

Drama

Oktober 26, 2009 oleh safegoreti

Senja dengan kedamaian

Pelaku/Tokoh:
Dika : Anggota OSIS
Deka : Teman Dika
Hadi : Ketua OSIS
Ricky : Anggota OSIS
Narator:
Sebuah sekolah SMA di pinggir jalan raya, di Yogyakarta. Sebuah gerbang, seperti biasa terdapat di sekolahan dan tempat duduk kayu, bertolak belakang tempat duduknya sepasang kursi kayu yang sudah sedikit lapuk dimakan usia untuk duduk siswa-siswi yang sedang menunggu jemputan. SMA itu adalah Pangudi Luhur.
Seperti sekolah pada umumnya, terdapat beberapa ekstra kulikuler yang beragam. Seorang siswa kelas menengah, yang bertubuh tinggi dan pintar mengikuti kegiatan OSIS. Dika namanya. Dika adalah siswa kelas 2 yang bersahabat, dia mempunyai sahabat, dia adalah Deka. Mereka sering disebut Duo PL. Pada hari Senin, akan terjadi rapat OSIS. Ketika hari senin, Dika bertemu dengan Deka di depan gerbang sekolah.
Dika : Wah, hari ini ada rapat OSIS, Dek.(Sambil menggaruk-garuk kepala)
Deka : Santai aja. Itukan udah kewajiban kamu, dinikmati aja.(Sambil berjalan memasuki gerbang)
Dika : Wah, tapi ini beda. Ada si Ricky, aku males banget nih.(Memasang muka siaga satu)
Deka : Wah parah, emangnya dia ikut OSIS???(mengucapkan kalimat dengan nada mengejek)
Dika : Kamu gimana sih? Dia kan ikut.(Sambil menjitak kepala Deka)
Deka : Aaaww!!!Lha emangnya dia gak pernah ikut rapat???(Membalas perlakuan Dika)
Dika : Wah, jarang banget tuh si Ricky ikutan rapat.(Memasuki kelas dengan lemas)
Deka : Kenapa sih loe???Belum sarapan???(Meletakkan tas di atas meja)
Dika : Hari ini benar-benar hari yang menyedihkan.(Duduk di kursi)
Deka : Masa seorang Dika kalah sama Ricky. Dilihat posturnya, kamu kan lebih baik dari si Ricky, masa kamu nyerah gara-gara dia?(Duduk di atas meja sambil memainkan gitar)
Dika : Bukan masalah baik atau nggak, ini masalah sifatnya. Dia kan cerewet banget, aku males kalo di gosipin sama dia, yang keluar dari mulutnya adalah racun bagiku.(Memasang tampang serius dan melihat Deka)
Deka : Walah kayak gitu di pikirin. Jangan terlalu serius menanggapi orang kayak gitu. Kamu kan pintar, rajin, dan…
Dika : Tidak suka menabung!!!(Menyahut Deka)
Hadi : Dika, nanti jangan lupa ada rapat ya.(Datang dengan tiba-tiba)
Dika : (Kaget)Ahh,Iya kak, nanti aku usahain datang.
Hadi : Jangan di usahain donk!!!Kamu harus datang lho, kamu diperlukan dalam rapat ini, kamu banyak membantu.(Merayu Dika)
Dika : Ya kak, aku datang. (Wajahnya agak gugup)
Hadi : Ya udah, aku pergi ke kelas dulu ya.(Pergi tanpa melihat Dika lagi)
Deka : Gimana?Jadi ikut rapat?(Tertawa pelan)
Dika : Kok kamu ketawa sih?Teman sedang susah gak di bantuin.?(Tiduran di meja)
Deka : Ya Tuhan, ini bulan puasa, jangan Zuudon sama orang lain.(Masih memainkan gitarnya)
Dika : Zuudon?
Deka : Zuudon itu artinya jangan curigaan.(Selesai memainkan gitarnya dan duduk di kursi)
Dika : Aku nggak curigaan kok, itu fakta!
Deka : Ya udah, gak usah di omongin, aku males dengernya.(Tiduran juga di meja)
Dika : Ya udah deh, aku hadapin semuanya.(Bangun dari tidurannya dan bersemangat)
Deka : Gitu donk, masa salah satu dari duo PL lemah sih.
Dika : Duo PL itu Cuma julukan, jangan kepedean.(Mencari-cari buku di tasnya)
Deka : Eh iya, Aku pinjem pr Akuntansi donk
Dika : Nih…(Memberikan buku ke Deka)
Narator: Bell pun berdering,
Saat pulang sekolah.
Deka : Udah siap?(Berdiri di depan ruang OSIS)
Dika : Masih ada 10 menit lagi sebelum mulai.(Masih bingung)
Deka : Udah, masuk aja…(Mendorong Dika masuk ke ruang OSIS)
Dika : Oke, oke, oke, aku bisa sendiri.(masuk ke ruang OSIS, dan melihat sekitar. Di lihatnya Ricky sedang mengobrol dengan cewek-cewek di ruang OSIS)
Ricky : Hari jumat kemarin, Nyokap gue pergi ke Eropa, bokap guwe pergi ke Arab.(Berbicara dengan nada sombong)
Dika : Ngapain?Jadi TKI ya???(Menyahut)
Ricky : Ya enggak lah. Orang tuaku kan kerja di luar negeri.(Melirik melihat Dika)
Dika : Oh, gue kira kerja jadi TKI di luar negeri.(Sedikit tertawa)
Ricky : Ya gak mungkin lah.
Hadi : (Masuk ke ruang OSIS) Kita mulai rapatnya.
Dika : (Mengeluarkan selembar kertas dan bolpoin)
Hadi : 3 minggu lagi, sekolah kita akan mengadakan bazaar jadi ada usulan?(mencatat di papan tulis dengan spidol)
Ricky : (Mengangkat tangan) Gimana kalau kita buat seperti festival. Ada pesta dansa, live concert, dan bazaar amal. Standar anak-anak sekolah kita sangat luar biasa, kan. Mereka akan memamerkan barang-barang asli sehingga anak-anak akan beli. Jadi semua barang itu akan dilelang. Tentu semua keuntungan yang didapat akan di ambil sekolah dan di sumbangkan ke panti asuhan.
Dika : (Berpikir sebentar, lalu berdiri) Aku pikir itu sangat tidak masuk akal
Hadi : Tidak masuk akal?
Dika : Bazaar seharusnya diisi barang-barang buatan siswa seperti kue, boneka, aksesoris. Tujuannya untuk saling merekatkan persahabatan. Begitu kan?
Ricky :( Menyahut ucapan Dika) Gila ya! Buat apa kue buatan sendiri dan aksesoris. Memangnya bazaar di kampung? Jangan bercanda.
Dika : (Balas menyahut) Siapa yang bercanda? Melelang barang-barang mahal di bazaar anak-anak SMA, Bercanda ya?(Agak marah)
Ricky : (Diam)
Hadi : Memang benar sih. Kalau begitu kita lakukan voting. (Menulis nama Dika dan Ricky di papan tulis). Jadi, yang setuju dengan ide Ricky angkat tangan (Melihat tangan-tangan yang terangkat). Yang setuju dengan ide Dika angkat tangan (Melihat tangan-tangan yang terangkat). (Menghitung jumlah nilai Ricky dan Dika) Nilai untuk Ricky adalah 12, dan untuk Dika ada 18. Kita pakai idenya Dika, Dika buat proposalnya, hari sabtu harus sudah ada di tangan saya. Sekian dari rapat kita. (Berkemas-kemas)
Dika : (Keluar dari ruang OSIS, menuju kantin) Hai Dek.
Deka : Hai Dik, cepet amat rapatnya. (Sambil menyeruput minumnya)
Dika : (Duduk di samping Deka) Gila si Ricky, usulannya gak mutu banget.(Mengambil sedotan dan menyeruput minuman Deka)
Deka : Emangnya kenapa?
Dika : Masa di sekolah kita mau diadakan bazaar barang-barang asli. Terus, ada live concert dan pesta dansa. Untung usulannya gak jadi.
Deka : Wah parah tuh, horror.
Dika : Gue pulang dulu ya, mesti buat proposal untuk bazaar.(Pergi tanpa menoleh lagi)
Narator : 3 minggu pun berlalu, bazaar di SMA Pangudi Luhur telah di mulai.
Dika : Wah, bazaarnya seru ya Dek. (Bergumam dengan senang)
Deka : Iya, Eh, si Ricky datang tuh sama teman-temannya. (Melihat Ricky dari kejauhan)
Dika : Biarin aja, kita nikmati acaranya aja. (Melihat-lihat sekitar)
Ricky : Heh Dik, apa maksudmu saat rapat OSIS 3 minggu yang lalu, kamu gak suka ideku?
Dika : Sejujurnya iya. Apa kamu gila dengan ide-ide kamu yang memberatkan teman-teman kita
yang miskin? (Melihat Ricky)
Ricky : Alah, orang miskin di belain, Kamu ngajak berantem aku ya?(Menantang Dika)
Deka : Sorry, Dika nggak berminat lawan orang kayak kamu, feminim. (Menatap Ricky dengan
serius)
Ricky : Apa kamu bilang!(Memukul Deka)
Deka : (Balas memukul Ricky)
Hadi : Hei kalian (berteriak)!!! Jangan berkelahi disini. Ricky kamu kan anggota OSIS, kenapa
malah berantem.
Deka : Dia duluan yang mulai kak, dia gak terima kalau idenya Dika lebih diterima. (berbicara
dengan cepat sebelum dihentikan Ricky)
Hadi : Ohh, jadi kamu biang keroknya. Nanti kamu harus ketemu Pembina OSIS di ruang guru. Dan kamu Deka, sebagai hukuman karena berkelahi disini, kamu harus membantu anggota OSIS lainnya untuk membersihkan ruang kelas sehabis bazaar. (Hanya senyum melihat Deka, sambil mengedipkan mata)
Deka : Beres kak, aku memang mau bantu-bantu kok. Ayo Dik, kita lihat-lihat lagi bazaarnya. Dah Ricky. (Nada mengejek Ricky)
Ricky : Cih…(Marah)

Oktober 26, 2009 oleh safegoreti

Untuk sementara belum ada, tapi tapi tungggu tanggal mainnya…okey…