1. Tak tergapai lagi
Aku menulis puisi
Tuk lupakan yang dicintai
Walau cinta indah tumbuh di hati
Kenyataan ternyata tak seindah mimpi
Ketika pikiran baru menyadari
Cinta telah pergi
Saat satu hati ingin mencari
Hati yang lain tak ingin kembali
Putuskan jembatan kenangan
Lepaskan genggaman tangan
Aku menulis puisi
Tuk lupakan yang tak tergapai
2. Rindi yang salah
Ku tuliskan kata dalam hati
Terukir jelas namun tak terdengar
Berikan sela untukku bernafas
Dari cinta yang tak berujung
Ku t’lah merindukan jiwa yang salah
Dari raga yang tak ku mengerti
Haruskah ku terus tenggelam
dalam cinta yang tak mungkin ku miliki
Hanya sendiri
Dalam diamnya hati
Sungguh ku merasakan cinta ini
Namun tiadakah jawaban alam
Atas rasa yang tlah mengacaukan malamku
Bibir masih bisa tersenyum
Akankah hati jua….
Awal hanya ingin kau tau
Namun tak terpungkiri bila jiwa tak ingin jauh
Lantunan kata-kata paling setia menemaniku
Menemani dalam galaunya rasa ini
Yang selalu menunggu sesosok jiwa yang ku cinta
3. Berharap engkau kembali
dalam keyakinku aku percaya
bahwa kepergianmu bukan untuk sementara
memori tentangmu penuh
memenuhi langi-langit pikiranku
ketika lelah mendatangiku
setitik asa menguatkanku
memintaku bertahan, sebentar saja
aku pun terbang bersama harapan
berharap bisa membawamu kembali
ya, aku akan selalu di sini
4. Tak mampu mengenalmu
Memandang bintang berharap
tangan bisa menyentuhnya
Menatap langit berharap
diri bisa terbang di dalamnya
Mengejar angin berharap
dapatkan kesejukkannya
Membayangkan awan berharap
tidur lelap dalam kelembutannya
Harapan hanya tinggal harapan
berharap harapan yang bukan-bukan
Harapan yang nggak semestinya diharapkan
5. Nistakan aku?
Kerlipkan sinar yang tak pernah menepis
Di setiap jalan yang ku lalui
Dari sudut dunia yang Kau punya
Agar ku genggam terus sinar-MU
Sayang mungkin tak kan mungkin
Karena begitu nista diriku
Tuk mengharapkan ku ingin ridho-MU
Dan bila semua waktu tak lagi bersahabat
Ketika semua dunia menjauh
Mungkin cukupkah hari dimana aku hidup
Cukupkah waktu dimana aku berlalu
Dan jika nanti hari dan waktu sungguh telah membatasi rohku
Berikan sinar-Mu walau hanya sepercik
-
MilikMu
kadang….
Kau ada disini
kadang….
Kau selalu di hati
namun….
terlalu banyak penat
yang salah dan tersendat
biar…
biar semua pergi
jauh dan jauh hilang
jangan pernah kembali
selalu saja menjauh terbang
takut…
aku takut mengakui
hidupku yang tak terkendali
terseok dan tersesat arah
nyata tanpa pernah menyerah
-
Waktu terus berjalan
Aku mau diam
Aku mau berjalan…
Aku mau berlari…
Aku mau merangkak sekalipun…
Waktu terus meninggalkanku…
Hidup adalah kumpulan pilihan
Bahagia atau bersedih…
Diam atau bergerak…
Baik atau buruk…
Pilihan akan selalu ada…
-
Berlari
Kuberlari menuju apa yang dituju
Mengapa?
Tergesa-gesakah?
Haruskah aku berhenti di sini?
Tidak juga…
Berhenti sejenak?
Tidak apa-apa…
Untuk apa?
Untuk berlari kembali menuju tujuan
Berlarilah…
Namun hati-hati jangan sampai tersandung
Berlari
-
Isi hati
Duka tentang penyesalan
menggantung di dalam kalbu
terus membayangi kehidupan
walau dalam kesengsaraan
kertas putih kehidupan
semakin banyak ternodai
terlalu banyak kedukaan
kegelapan dan kehancuran !
ingin membalik halaman
namun tiada kuasa diri
hanya Tuhan yang berhak menjalani
dan membuat semuanya terjadi
10. Ibu
Segala waktu kian terlewati
Dari benih ku hidup hingga kini
Terjalani semua meski pedih kau lalui
Hanya demi aku…..
Bisu pun tentang likunya hidupmu
Sendiri kau tanamkan sedasarnya hatimu
Dengan kekuatan kasih sayangmu tuk tetap bertahan
Menjaga aku dalam kegelapan yang tiada habis
Namun……
Tiada sedikitpun ku dapat membalas semua itu…..
Ibu……
Lihatlah hatiku yang selalu tertuju padamu…
Mengharapkan kebahagiaan tuk kau dapatkan
Andai dapat aku ambil segala susah sedihmu,,
Biar aku yang merasakan semua bebanmu….
Ibu…..
Maaf….
Setulusnya hati ini berucap
Atas segala salah yang terlaku
Ku tahu…
tiada apapun yang mampu menggantikan pengorbananmu
namun percayalah,
hanya kau tujuan hidupku….
Satu yang kuinginkan hanya kebahagiaanmu…..
Kar’na ku tak akan sanggup
Bila setetes air mata mengalir di pipi indahmu…
11. Rindu yang salah
Ku tuliskan kata dalam hati
Terukir jelas namun tak terdengar
Berikan sela untukku bernafas
Dari cinta yang tak berujung
Ku t’lah merindukan jiwa yang salah
Dari raga yang tak ku mengerti
Haruskah ku terus tenggelam
dalam cinta yang tak mungkin ku miliki
Hanya sendiri
Dalam diamnya hati
Sungguh ku merasakan cinta ini
Namun tiadakah jawaban alam
Atas rasa yang tlah mengacaukan malamku
Bibir masih bisa tersenyum
Akankah hati jua….
Awal hanya ingin kau tau
Namun tak terpungkiri bila jiwa tak ingin jauh
Lantunan kata-kata paling setia menemaniku
Menemani dalam galaunya rasa ini
Yang selalu menunggu sesosok jiwa yang ku cinta
12. Salahkah?
Salakah aku salahkah
Bertindak silih asah
Berlaku silih asuh
Berperi silih asih
Walau berkeringat basah
Memperbaiki nan salah
Penyebab gelisah resah
Salakah aku salahkah
Berani berbuat salah
Mengoreksi nan salah
Mengeringkan luka parah
Mengubah nan gundah
Mencipta nan indah
Di alam ciptaan Allah
Salahkah aku salahkah
Tega berbuat salah
Membasmi nan salah
Di rumah dan di sekolah
Tanpa resah tanpa gelisah
Tanpa rasa salah
Di atasa jalan Allah
Salahkah aku?
13. Hidup Bermakna
Hidup bermakna hidup berkarya
Hidup berkarya hidup bermakna
Padati beta sejuta kata
Pada beta sejuta makna
Agar beta tahu bahasa cinta
Agar beta paham sumber segala
Biar beta tahu memuja mama
Biar beta paham memuja pencipta
Beta mau kemarin jada nostalgia
Beta mau hari esok penuh asa
Hari ini beta isi aneka makna
Hari ini beta berdaya karya
14. Cinta mengubah semuanya
Cinta, cinta mengubah semuanya
Tangan dan wajah, bumi dan langit
Cinta, cinta mengubah segala
bagaimana kau hidup, bagaimana kau mati
Cinta mampu menjadikan musim panas terbang cepat
atau malam bagaikan sepasang masa hidup
Ya cinta, cinta mengubah segala
Sekarang aku bergetar pada namamu
Tak satupun akan tetap sama
Cinta, cinta mengubah segala
Hari-hari terasa lebih lama
kata-kata berarti lebih
Cinta, cinta mengubah segala
Rasa sakit semakin pedih
Cinta itu akan memutar balikan dunia
Dan dunia akan berlangsung terus
Ya cinta, cinta mengubah segala
Membawa kemuliaan, membawa aib bagimu
Tak satupun didunia akan tetap sama
Keluar… ke dunia kita pergi
Penuh rencana masa depan
Menyusun tahun-tahun kehidupan
Cinta datang tiba-tiba
dan sekonyong-konyong semua kebijaksanaan kita lenyap
Cinta membuat orang kehilangan akal
Segala peraturan yang pernah kita buat berantakan
Ya cinta, cinta mengubah setiap orang
Hidup atau mati dalam nyalanya
Cinta tak pernah membiarkan kau tetap sama
Cinta tak pernah membiarkan kau tetap sama
15. M i m p i
ada kedamaian yang Kau bawakan
ia mengiringi malam ini beserta senyuman di wajahMu
jika Engkau adalah mimpi, bangunkanlah aku;
dan jika Engkau adalah nyata sadarkanlah aku;
aku terlalu berharap akan diriMu
menghiasi langit hatiku dan menerangi rumah jiwaku
cukup lama aku mengharapkanMu,
menghayalkan perasaan yang kusimpan,
hingga aku sendiripun tak mengerti penyakit yang menimpaku saat ini
jika ada rasa dalam hatiMu untukku,
katakanlah kepadaku melalui bait-bait syairMu
dan jika rasa itu tak pernah ada
katakanlah padaku melalui bait-bait kesunyian
jiwaku adalah jiwa yang selalu menerima kesedihan dan kedukaan,
dan aku takkan bersedih sedikitpun jika rasa ini adalah sebuah mimpi
wahai diriMu , dengarlah perasaan ini;
ia takkan pernah mati,
walaupun ini adalah sebuah mimpi ,
karena ia teramat indah untuk di lupakan.
16. K A N G E N
Kau tak akan mengerti
bagaimana kesepian-Ku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
Kau tak akan mengerti
segala luka-Ku
karena cinta telah tersembunyikan pisaunya
membayangkan wajahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
engkau telah menjadi racun bagi darah-Ku
Apabila Aku dalam kangen dan sepi
itu berarti
Aku adalah tungku tanpa api
jika tiada tanda-tanda perubahan.
17. Berharap
Memandang bintang berharap
tangan bisa menyentuhnya
Menatap langit berharap
diri bisa terbang di dalamnya
Mengejar angin berharap
dapatkan kesejukkannya
Membayangkan awan berharap
tidur lelap dalam kelembutannya
Harapan adalah harapan
berharap apa yang diharapkan
Harapan yang semestinya
Karena harapan itu adalah harapan
18. Nistakan aku
Kerlipkan sinar yang tak pernah menepis
Di setiap jalan yang kulalui
Dari sudut dunia yang Kau punya
Agar kugenggam terus sinar-Mu
Sayang mungkin tak kan mungkin
Karena begitu nista diriku
Dan bila semua waktu tak lagi bersahabat
Ketika semua dunia menjauh
Mungkin cukupkah hari dimana aku hidup
Cukupkah waktu dimana aku berlalu
Dan jika nanti hari dan waktu sungguh telah membatasi rohku
Berikan sinar-Mu walau hanya sepercik
19. Penantian
rindu panjang penantian
tertatih-tatih palsunya harapan
dogma-dogma cinta tertekan
dalam sangka tiada beban
luka hati tawa berkembang
cinta jauh lari menghilang
sesaat.. rasa terbang melayang
hidup dalam raga yang mengambang…..
20. Milik-Mu
kadang….
Kau ada disini
kadang….
Kau selalu di hati
namun….
terlalu banyak penat
yang salah dan tersendat
biar…
Aku mau diam…
Aku mau berjalan…
Aku mau berlari…
Aku mau merangkak sekalipun…
Waktu terus meninggalkanku…
Hidup adalah kumpulan pilihan
Bahagia atau bersedih…
Diam atau bergerak…
Baik atau buruk…
Pilihan akan selalu ada